Menjelajahi Rasa di Kotagede Jogja: Deretan Tempat Makan Nikmat yang Jadi Inspirasi Wisata Kuliner – Kotagede, sebuah kawasan bersejarah di Yogyakarta, dikenal sebagai pusat Kerajaan Mataram Islam pada masa lalu. Kini, selain menjadi sentra kerajinan perak, Kotagede juga menjelma sebagai destinasi kuliner yang memikat. Di balik lorong-lorong sempit dan bangunan kuno yang masih lestari, tersimpan berbagai tempat makan yang menyajikan cita rasa khas Jawa hingga kuliner modern yang beradaptasi dengan tren masa kini.
Wisata kuliner di Kotagede bukan hanya soal makanan, tetapi juga pengalaman budaya. Setiap sajian membawa cerita, mulai dari resep turun-temurun hingga inovasi kreatif anak muda. Artikel ini akan mengulas secara lengkap rekomendasi tempat makan enak di Kotagede Jogja, dengan rute kuliner yang bisa dinikmati dari pagi hingga malam hari.
Sarapan Pagi: Soto Lenthok Kang Sarman
Mengawali hari di Kotagede paling tepat dengan menikmati Soto Lenthok Kang Sarman. Soto mahjong ini terkenal dengan kuah bening gurih yang dipadukan dengan lenthok, gorengan singkong khas Yogyakarta. Suasana warung sederhana dengan aroma kuah mengepul sejak pagi buta membuat pengalaman sarapan terasa autentik.
Selain mengenyangkan, soto lenthok juga menjadi energi awal sebelum menjelajahi gang-gang bersejarah Kotagede. Lokasinya dekat dengan pasar tradisional dan sentra perak, sehingga cocok dijadikan titik awal perjalanan kuliner.
Menjelang Siang: Warung Bu Baha
Bagi pencinta masakan rumahan, Warung Bu Baha adalah pilihan tepat. Hidangan yang disajikan beragam, mulai dari olahan ayam, sayuran tumis, hingga sambal khas Jawa yang menggugah selera. Suasana warung joglo tradisional menambah nilai autentik, seolah makan di rumah keluarga Jawa dengan resep turun-temurun.
Datang menjelang siang adalah waktu terbaik, karena lauk masih lengkap dan suasana belum terlalu ramai. Dengan harga ramah di kantong, Warung Bu Baha menjadi destinasi kuliner yang efisien sebelum melanjutkan perjalanan ke restoran berkonsep heritage.
Makan Siang: Resto Sekar Kedhaton
Jika ingin merasakan nuansa kerajaan Jawa, Resto Sekar Kedhaton adalah jawabannya. Restoran ini menghadirkan arsitektur megah dengan ornamen klasik yang memancarkan atmosfer kerajaan Mataram. Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari masakan Jawa, Asia, hingga Eropa.
Selain menyajikan makanan, Sekar Kedhaton juga menjadi spot berfoto favorit karena keindahan desain ruangannya. Bersantap di sini bukan sekadar makan siang, tetapi juga bagian dari perjalanan budaya yang memberi kesan mendalam.
Rehat Siang: Omah Kalang Coffee & Space
Setelah makan siang, saatnya beristirahat sejenak di Omah Kalang Coffee & Space. Kafe ini memadukan arsitektur Eropa dan Jawa, menghadirkan suasana eklektik yang berbeda dari kafe lain di Jogja. Menu kopi dan kudapan ringan tersedia, namun ada juga makanan berat untuk rombongan.
Suasana estetik menjadikan Omah Kalang tempat ideal untuk menyegarkan diri sebelum melanjutkan agenda kuliner sore.
Sore Hari: Warung Jawi
Menjelang sore, Warung Jawi menjadi pilihan tepat untuk menikmati menu tradisional dengan harga bersahabat. Hidangan seperti brongkos, rawon, dan ayam goreng disajikan dengan porsi besar. Suasana sederhana khas warung rumahan membuat pengunjung merasa akrab, seolah makan di dapur keluarga sendiri.
Datang menjelang sore memastikan lauk masih lengkap, sekaligus mengisi perut sebelum makan malam.
Menjelang Senja: Omah Dhuwur Restaurant
Omah Dhuwur Restaurant menghadirkan nuansa heritage dengan bangunan slot88 klasik dan taman hijau asri. Menu andalan seperti Bebek Santan Lombok Ijo menjadi favorit pengunjung. Restoran ini cocok untuk makan sore yang lebih formal bersama keluarga atau rombongan besar.
Selain kuliner, Omah Dhuwur juga menawarkan pengalaman menikmati arsitektur klasik yang masih terjaga rapi.
Malam Hari: Bakmi Jawa Mbah Gito
Malam di Kotagede tidak lengkap tanpa mencicipi Bakmi Jawa Mbah Gito. Warung ini terkenal dengan bangunan unik berbahan kayu dan ornamen khas Jawa. Menu favorit berupa bakmi godog berkuah gurih dan bakmi goreng kaya bumbu selalu dipadati pengunjung.
Mengunjungi Bakmi Jawa Mbah Gito di awal malam adalah pilihan tepat untuk menghindari antrean panjang. Makan malam di sini bukan sekadar kuliner, tetapi juga pengalaman budaya.
Larut Malam: Rembug Kopi
Bagi yang ingin menikmati suasana malam lebih lama, Rembug Kopi adalah destinasi populer. Kafe ini bernuansa estetik dengan dominasi kayu dan pencahayaan hangat. Menu kopi dan camilan variatif menemani pengunjung hingga tengah malam.
Rembug Kopi menjadi tempat berkumpul anak muda maupun wisatawan yang ingin memperpanjang kenikmatan malam di Kotagede.
Penutup Malam: Nutur Coffee & Kopi Kamu
Untuk mengakhiri perjalanan kuliner, ada dua pilihan kafe nyaman:
- Nutur Coffee: Kedai kopi sekaligus roastery dengan berbagai pilihan minuman berkualitas. Suasananya homey, membuat pengunjung merasa seperti di rumah sendiri.
- Kopi Kamu: Kafe rumahan sederhana dengan harga terjangkau. Cocok bagi pengunjung yang mencari suasana tenang sebelum mengakhiri perjalanan panjang seharian penuh.
Dampak Wisata Kuliner Kotagede
Wisata kuliner di Kotagede memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Yogyakarta:
- Meningkatkan ekonomi lokal: Warung dan restoran berkembang pesat berkat kunjungan wisatawan.
- Melestarikan budaya: Resep tradisional tetap terjaga melalui generasi baru.
- Meningkatkan daya tarik wisata: Kotagede tidak hanya dikenal sebagai sentra perak, tetapi juga sebagai destinasi kuliner.
